
MEDAN – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Ahmad Deedad, mahasiswa kelas MD F stambuk 2022, berhasil menorehkan capaian pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Medan Petisah yang diselenggarakan pada 4 Februari 2026.
Kompetisi yang diikuti oleh 21 peserta tersebut menjadi ajang bagi para qari untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Dalam kegiatan ini, Ahmad Deedad berhasil meraih penghargaan dan memperoleh hadiah berupa uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan tilawah yang ditampilkan.
Ahmad Deedad mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam MTQ didorong oleh motivasi untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengutip sebuah hadis yang menjadi pegangan utamanya, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” Baginya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari proses pembelajaran spiritual dan penguatan komitmen dalam berdakwah melalui Al-Qur’an.
Mahasiswa yang berdomisili di Jalan Mistar No. 17 A, Medan Petisah ini juga menyampaikan harapannya kepada rekan-rekan mahasiswa, khususnya di lingkungan Prodi Manajemen Dakwah, agar senantiasa membaca, mentadabburi, serta mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi, tetapi juga dari konsistensi dalam menjaga nilai-nilai keislaman.
Menanggapi capaian tersebut, Ketua Program Studi Manajemen Dakwah, Dr. Soiman, M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kualitas mahasiswa Manajemen Dakwah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam aspek spiritual dan keagamaan.
“Kami berharap prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang Al-Qur’an dan dakwah. Prodi Manajemen Dakwah akan terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya cakap dalam manajemen, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. ini sesuai dengan komitmen Program Studi Manajemen Dakwah dalam mencetak lulusan yang berkarakter, religius, dan berdaya saing,” ujar Dr. Soiman.
