
PALEMBANG, 2 Oktober 2026 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Mhd Aidil Zidane, mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah angkatan 2025, berhasil meraih Juara II Cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV PTKIN Se-Sumatera Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Raden Fatah Palembang.
Prestasi tersebut menjadi capaian positif bagi Prodi Manajemen Dakwah sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan potensi keislaman, komunikasi, kreativitas, dan keterampilan menyampaikan pesan Al-Qur’an di ruang kompetisi tingkat regional. PKM IV PTKIN Se-Sumatera Tahun 2026 merupakan ajang pengembangan kreativitas dan prestasi mahasiswa yang mempertemukan mahasiswa dari 22 PTKIN se-Sumatera. Kegiatan ini diselenggarakan oleh UIN Raden Fatah Palembang dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Agustus hingga 2 Oktober 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, kompetisi mencakup berbagai bidang, yakni ilmiah, olahraga, dan seni.

Cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan dalam bidang seni. Berdasarkan pedoman PKM IV, MSQ merupakan perlombaan penyampaian syarah atau penjelasan kandungan ayat-ayat Al-Qur’an secara berkelompok. Cabang ini tidak hanya menuntut penguasaan terhadap kandungan Al-Qur’an, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan secara terstruktur, komunikatif, dan meyakinkan. Keberhasilan Mhd Aidil Zidane dalam meraih Juara II menunjukkan bahwa mahasiswa Manajemen Dakwah memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus keterampilan praktis. Kemampuan memahami pesan keislaman dan menyampaikannya kepada khalayak memiliki relevansi yang kuat dengan keilmuan Manajemen Dakwah, khususnya dalam pengembangan komunikasi dakwah, kepemimpinan, pengelolaan kegiatan dakwah, serta penyampaian nilai-nilai Islam kepada masyarakat.
Bagi Program Studi Manajemen Dakwah, prestasi tersebut juga menjadi gambaran bahwa pengembangan mahasiswa tidak hanya diarahkan pada capaian pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa untuk berkompetisi, berkarya, berkomunikasi, dan membawa nilai-nilai keislaman dalam berbagai ruang publik.
Ketua Program Studi Manajemen Dakwah FDK UINSU, Dr. Soiman, M.A., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Mhd Aidil Zidane. Menurutnya, prestasi mahasiswa dalam ajang tingkat PTKIN se-Sumatera merupakan kebanggaan bagi program studi sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Manajemen Dakwah memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai ruang kompetisi dan kegiatan akademik maupun nonakademik. Dr. Soiman juga menilai bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi seperti PKM memiliki nilai penting bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain melatih kemampuan di bidang yang dilombakan, pengalaman berkompetisi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kedisiplinan, sportivitas, serta kemampuan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
PKM IV PTKIN Se-Sumatera sendiri dirancang tidak sekadar sebagai arena perebutan prestasi. Dalam keterangannya saat peluncuran kegiatan, pihak UIN Raden Fatah Palembang menekankan bahwa PKM menjadi ruang bagi mahasiswa untuk saling mengenal, berkolaborasi, bertukar ide, serta mengembangkan kreativitas dan prestasi. Hal tersebut semakin memperlihatkan pentingnya kegiatan kompetitif dalam membangun pengalaman mahasiswa di luar ruang perkuliahan. Melalui berbagai cabang yang dipertandingkan, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kerja sama, sportivitas, serta membangun jejaring antarmahasiswa dari berbagai daerah di Sumatera.
Bagi mahasiswa Manajemen Dakwah, pengalaman tersebut memiliki nilai strategis. Kompetensi seorang calon sarjana Manajemen Dakwah tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teori, tetapi juga oleh kemampuan mengomunikasikan gagasan, mengelola kegiatan, membangun relasi, bekerja dalam tim, serta menyampaikan pesan dakwah secara efektif sesuai dengan karakter masyarakat dan perkembangan zaman. Prestasi Mhd Aidil Zidane diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai kompetisi di tingkat fakultas, universitas, maupun nasional dan regional. Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Prodi Manajemen Dakwah FDK UINSU dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk berkembang secara utuh, baik dalam aspek keilmuan, keterampilan, kreativitas, maupun karakter.
Selamat kepada Mhd Aidil Zidane atas prestasi Juara II Musabaqah Syarhil Qur’an pada PKM IV PTKIN Se-Sumatera Tahun 2026. Semoga capaian ini menjadi langkah awal untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya dan membawa nama baik Program Studi Manajemen Dakwah serta UIN Sumatera Utara di tingkat yang lebih luas.

