
Medan – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumatera Utara melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Kegiatan ini berlangsung di Aula DP3AKB Sumut, Jalan Iskandar Muda Medan, Kamis (08/01/2026), sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis kemitraan strategis lintas sektor.
Penandatanganan MoA tersebut dihadiri oleh Dekan FDK UINSU Prof. Dr. Hasan Sazali, M.A., Kepala DP3AKB Provinsi Sumatera Utara Dwi Endah Purwanti, S.S., M.Si., dan jajarannya, Wakil Dekan II FDK Dr. Elfi Yanti Ritonga, M.A., Wakil Dekan III Prof. Dr. Anang Anas Azhar, M.A., Ketua Program Studi KPI Dr. Irma Yusriani Simamora, M.A., Ketua Program Studi PMI Dr. Khatibah, M.A., Ketua Program Studi S3 KPI Dr. Ahmad Sampurna, M.A., serta Sekretaris Program Studi Manajemen Dakwah Muhammad Fachran Haikal, S.TP., M.M.
Dekan FDK UINSU Prof. Dr. Hasan Sazali, M.A. menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendekatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan kebutuhan nyata di lapangan. Menurutnya, kemitraan dengan DP3AKB Sumut sangat relevan dalam mendukung pengembangan program studi dan peningkatan kualitas lulusan yang siap berkontribusi di masyarakat.
“Kerja sama ini membuka ruang luas bagi pengembangan pendidikan melalui kuliah tamu, praktisi mengajar, serta praktik lapangan mahasiswa. Seluruh aktivitas tersebut akan terkoneksi langsung dengan upaya menyiapkan lulusan yang adaptif, responsif, dan memiliki kepekaan sosial,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa praktik lapangan mahasiswa dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium pembelajaran kontekstual, sekaligus sarana penguatan nilai-nilai pendidikan yang ramah anak, berkeadilan gender, serta berorientasi pada penguatan peran keluarga dalam masyarakat.
Sementara itu, Kepala DP3AKB Provinsi Sumatera Utara Dwi Endah Purwanti, S.S., M.Si. menegaskan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam menangani berbagai persoalan sosial, khususnya isu perlindungan perempuan dan anak. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pengalaman langsung agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga realitas yang dihadapi masyarakat.
“Kami sangat membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman sosial dan keterampilan lapangan, terutama dalam penanganan kasus-kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan serta penguatan perlindungan keluarga. Kerja sama ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.Selain bidang pendidikan, kerja sama ini juga diarahkan pada penguatan riset kolaboratif yang melibatkan dosen dan mahasiswa dengan fokus kajian pada beragam persoalan sosial di masyarakat. Pada aspek pengabdian kepada masyarakat, sinergi antarlembaga akan diwujudkan melalui program edukasi psikologi berbasis keluarga, kampanye lingkungan ramah anak, serta pendampingan masyarakat yang selaras dengan kebijakan pemberdayaan DP3AKB.

Dari sudut pandang Program Studi Manajemen Dakwah, MoA ini dipandang sebagai ruang strategis untuk mengimplementasikan melalui aksi nyata dan kerja sosial. Melalui kerja sama ini, mahasiswa Manajemen Dakwah diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan komunikasi dakwah, tetapi juga sensitivitas sosial, kemampuan manajerial program, serta keterampilan pendampingan masyarakat, khususnya dalam isu perlindungan perempuan, anak, dan ketahanan keluarga.Kolaborasi ini diyakini akan memperkaya proses pembelajaran, meningkatkan relevansi lulusan dengan kebutuhan lapangan, serta memperkuat kontribusi Program Studi Manajemen Dakwah FDK UINSU dalam pembangunan sosial yang berkeadilan dan berkelanjutan. Sebagai penutup, pihak DP3AKB Provinsi Sumatera Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FDK UINSU atas kesediaannya menjalin kerja sama dan berkontribusi aktif dalam penanganan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
