Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah Gelar Talkshow Kepemimpinan Gen Z : Pelatihan Konten Kreator untuk jadi Influencer kebaikan

Medan – Mahasiswa Manajemen Dakwah Semester VII C, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menggelar Talkshow Kepemimpinan dan Pelatihan Konten Kreator bertema “Membangun Jiwa Pemimpin Muda yang Komunikatif, Kreatif, dan Berdaya Saing di Era Digital”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (17/1/2026) di Aula Masjid Al-Ilham, Medan Petisah. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara mahasiswa Manajemen Dakwah UINSU dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Talkshow ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan generasi muda dari berbagai latar dari belakang.

Ketua Panitia, M. Faisal Amin Harahap, dalam sambutan laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Komunikasi Pemasaran. Namun, kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai agenda seremonial, melainkan sebagai wadah penguatan kapasitas kepemimpinan generasi muda, khususnya Gen Z, dalam menghadapi tantangan era digital.

Sementara itu, Dosen Pengampu Mata Kuliah Komunikasi Pemasaran, Sarmoko Saridi, M.Par., CPS., CMSE, dalam sambutan sekaligus pembukaan acara menekankan bahwa kepemimpinan di era digital menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli isu social serta memiliki kemampuan komunikasi yang empatik, kreativitas tinggi, serta daya saing yang berlandaskan etika dan integritas.

 Pria lulusan pascasarjana Universitas Padjdjaran Bandung ini juga memotivasi mahasiswa dan peserta agar siap menghadapi dunia kerja. Menurutnya, selain berkarier di dunia korporasi, mahasiswa juga memiliki peluang menjadi influencer yang autentik dan berdampak positif. Keunikan dan orisinalitas dalam menyuarakan kebenaran dinilai akan menjadi tren masa depan yang diminati berbagai brand di tengah perkembangan kecerdasan buatan serba rapi dan tertata. “Supaya kampus ini benar-benar berdampak, tugas akademik juga harus diwujudkan dalam kegiatan sosial. Generasi muda perlu berani mengambil peluang menjadi influencer kebaikan, karena setiap individu memiliki keunikan dan potensi untuk berkembang sesuai minat dan passion masing-masing,” ujarnya.

Materi inti pelatihan konten kreator disampaikan oleh Dani Pramana Damanik, S.K.M., M.Q.M., CT.NNLP., CTHRNLP. Ia membahas etika komunikasi di era digital, tantangan kepemimpinan generasi muda, serta peran strategis content creator dalam membangun citra diri dan membentuk opini publik. “Sebelum membagikan informasi, penting untuk menjaga etika komunikasi, menghormati privasi dan hak cipta, saring sebelum disharing untuk membangun jejak digital yang positif,” jelasnya. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Melalui talkshow dan pelatihan ini, diharapkan peserta mampu mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan, komunikasi, dan kreativitas dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.

Di akhir acara, Ketua BKPRMI, H. Hamzah Harid Siregar, S.Fil.I., M.Sos., menegaskan pentingnya peran pemuda, khususnya pemuda masjid, sebagai agen perubahan di tengah derasnya arus informasi digital. Ia berharap kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana dakwah yang mempersatukan, edukatif, dan memberdayakan umat dengan tetap menjunjung tinggi nilai etika, akhlak, serta tanggung jawab sosial. “Remaja dan pemuda harus menjadi penyebar kedamaian,” tutupnya.

Talkshow ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Manajemen Dakwah UINSU Medan dalam mendukung pengembangan kualitas generasi muda di luar kampus yang siap menghadapi tantangan era digital secara cerdas, beretika, dan berdaya saing.