
LABUHANBATU SELATAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Intan Suryauliani Pohan, mahasiswa kelas MD E stambuk 2022, berhasil meraih Juara II Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an Golongan Dekorasi Putri pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XVII dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-XVII Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2026.
Ajang yang berlangsung pada 20–23 Mei 2026 tersebut diikuti oleh peserta terbaik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dalam kompetisi yang mempertemukan para seniman kaligrafi terbaik daerah tersebut, Intan berhasil menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya dalam mengolah seni kaligrafi Al-Qur’an hingga meraih posisi Juara II. Atas prestasi tersebut, ia berhak menerima penghargaan berupa trofi, sertifikat, dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang akademik dan pengelolaan dakwah, tetapi juga mampu mengembangkan potensi seni Islam yang bernilai edukatif dan spiritual. Seni kaligrafi Al-Qur’an sendiri merupakan salah satu media dakwah yang memiliki peran penting dalam memperkenalkan keindahan ajaran Islam melalui karya visual yang sarat makna.
Intan mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam perlombaan tersebut didorong oleh semangat untuk terus mengembangkan kemampuan dan memanfaatkan setiap peluang yang tersedia. Menurutnya, setiap kesempatan merupakan ruang pembelajaran yang berharga untuk meningkatkan kualitas diri. “Jika ada kesempatan, teruslah mencoba karena kesempatan tidak datang dua kali. Kalau belum berhasil bukan berarti gagal. Kegagalan adalah bagian dari proses tumbuh dan berkembang. Tokoh-tokoh besar dunia seperti Thomas Alva Edison pun mengalami banyak kegagalan sebelum mencapai keberhasilan. Jika hari ini belum berhasil, masih ada hari esok untuk mencoba kembali. Karena itu jangan pernah menyerah dan jangan takut gagal,” ungkap Intan.
Ketua Program Studi Manajemen Dakwah FDK UINSU, Dr. Soiman, M.A., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh Intan Suryauliani Pohan. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Manajemen Dakwah memiliki kemampuan yang beragam dan mampu bersaing dalam berbagai bidang, termasuk seni keislaman. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Intan. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan komitmennya dalam mengembangkan potensi diri. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Manajemen Dakwah tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu berkiprah dan berprestasi dalam bidang seni Islam yang menjadi bagian penting dari syiar dan dakwah,” ujar Dr. Soiman.
Lebih lanjut, Dr. Soiman berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat, minat, dan kompetensi yang dimiliki. Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki potensi besar untuk berprestasi apabila berani mencoba, disiplin dalam berlatih, dan konsisten dalam mengembangkan kemampuan. “Semoga prestasi yang diraih Intan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Manajemen Dakwah untuk terus berkarya, berinovasi, serta berkontribusi dalam berbagai bidang. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang mampu mengharumkan nama Program Studi, Fakultas, dan Universitas di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” tambahnya. Prestasi ini semakin memperkuat komitmen Program Studi Manajemen Dakwah FDK UINSU dalam mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan manajemen dakwah, tetapi juga memiliki kemampuan kreatif serta mampu berkontribusi dalam pengembangan seni dan budaya Islam di tengah masyarakat.
